loader image
Gelar PIRAMIDA, Kapolsek Kalidawir Ajak Awak Media Turut Serta Wujudkan HarkamtibmasPerhutani Lawu Ds dan BRI Ujicoba Cashles untuk Penyadap Getah Pinus.Wamen BUMN Kunker ke Perhutani KPH Jombang Pastikan ATM Berjalan Efisien Hasil MaksimalKorban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum Presiden Harus TauKorban Pemerasan Oknum Polisi di Polres Trenggalek Tempuh Jalur Hukum
banner 728x250

Tak Bisa Mundur, Siaran TV Analog Disuntik Mati 2 November

banner 468x60

JAKARTA, AZMEDIA INDONESIA | Program analog switch off (ASO) akan diterapkan pada 2 November 2022 mendatang. Ini sesuai dengan Undang-undang Cipta Kerja yang menyebutkan batas akhir penghentian siaran televisi analog adalah paling lambat dua tahun sejak diundangkan.

Menteri Kominfo, Johnny Plate mengatakan secara aturan mensyaratkan berakhir tanggal 2 November 2022. Kecuali, menurutnya, UU tersebut diubah.

banner 325x300

“UU mensyaratkan itu kecuali UU kita ubah bersama, merubah itu keputusan politik kan,” kata Johnny, di kantor Kominfo, Jakarta, Senin (8/8/2022).

Johnny memastikan pada 2 November mendatang, masyarakat memiliki hak mendapatkan layanan digital. Sejak saat inipun sudah dilakukan siaran simulcast, siaran digital bersamaan dengan siaran analog.

“Sehingga 2 November nanti masyarakat ingin menonton siaran digital pasti bisa. Tidak ada hak yang dilanggar. Kecuali perangkat TV masyarakat yang harus disesuaikan atau menjadi standar digital,” jelasnya.

Sebelumnya pemerintah menetapkan program ASO dijalankan dalam tiga tahap. Pertama, 30 April 2022 mencakup 56 wilayah pada 166 kabupaten/kota, tahap kedua, 25 Agustus pada 31 wilayah siaran di 110 kabupaten/kota, dan tahap ketiga di 25 wilayah siaran pada 63 kabupaten/kota tanggal 2 November 2022.

Namun saat tahapan pertama tidak langsung semua wilayah melakukan program ini. Baru empat wilayah pada delapan kabupaten/kota.

Saat ditanya apakah tahapan kedua nanti akan sesuai jadwal, Johnny mengatakan secara teknis belum mengikuti. Namun dia mengatakan ASO harus dilakukan dalam multi-fase yang mengikuti kesiapan penyelenggara mux.

“Kalau secara teknis tahapan-tahapannya saya belum ikuti ya nanti dilihat. Kan pasti harus melakukan multifase. Fase yang banyak dalam rangka analog switch off sesuai kesiapan penyelenggara mux. Makanya koordinasi dengan penyelenggara mux itu penting,” ungkap Johnny.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.