loader image
Jelang Laga Arema FC vs Persebaya,Polres Malang Gelar Forum Silaturahmi bersama StakeholderPolda Jatim Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pos IndonesiaSenyum Bahagia Penyandang Difabel saat Bertemu Kapolres MojokertoKunker Spesifik Komisi III DPR RI ke Polda Jatim, Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir Apresiasi Program-program Polda JatimGelar PIRAMIDA, Kapolsek Kalidawir Ajak Awak Media Turut Serta Wujudkan Harkamtibmas
banner 728x250

Pantai Midodaren Resmi Dibuka, Wabup Tulungagung : Dapat Gairahkan Kembali Sektor Pariwisata Tulungagung

Pantai Midodaren Resmi Dibuka, Wabup Tulungagung : Dapat Gairahkan Kembali Sektor Pariwisata Tulungagung

banner 468x60

TULUNGAGUNG.AZMEDIA.CO.ID – Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo SE hadir dan meresmikan wahana wisata Pantai Midodaren di Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Kamis (28/7/2022).

Pada acara Opening Ceremony, para tamu undangan di sambut dengan penampilan kesenian tari reoq kendang dan tari reoq barong serta putra putri Duta Wisata Kabupaten Tulungagung 2021.

banner 325x300

Pantai Midodaren yang berada di samping Pantai Bayem dan Pantai Gemah ini memiliki Luas sekitar 12,5 hektar. Di tempat ini terdapat patung Mahapatih Gajah Mada yang menjulang tinggi, berdiri menghadap pantai dengan menghunus sebilah keris, menambah daftar wisata edukasi di Kabupaten Tulungagung.

Direktur Utama PT. Taman Wisata Soemo Suparto, pengembang Pantai Midodaren Irjen Pol (Purn) Drs. Mudji Waluyo, SH, MH dalam sambutannya, mengucapkan banyak terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Pemkab Tulungagung atas kepercayaan yang diberikan ke pihaknya untuk mengelola destinasi wisata Pantai Midodaren.

Mudji Waluyo juga mengatakan, bahwa akhir tahun 2022 ini, pembangunan tahap 1 Pantai Midodaren bisa selesai 100 persen.

“Fasilitas yang diberikan adalah akomodasi, penginapan, wahana dan petualangan,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa respon masyarakat cukup antusias dengan dibukanya tempat wisata ini. Warga yang ingin berwisata ke pantai Midodaren cukup membayar tiket masuk 15 ribu rupiah, sudah termasuk pajak dan asuransi.

“Akses masuk ke kawasan ini baru bisa melalui Pantai Gemah, untuk penginapan tarifnya Rp. 1.250.000 kelas standart, dan yang lebih kecil sekitar Rp. 950.000,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT. Taman Wisata Soemo Suparto (TWSS) sebagai investor telah berkontribusi dalam pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Tulungagung.

“Hadirnya Pantai Midodaren di Desa Besuki sebagai destinasi wisata dengan konsep baru menunjukkan bahwa prospek Kabupaten Tulungagung dinilai cukup menarik dan menguntungkan investor, semoga langkah dan kerjasama yang baik ini dapat diikuti oleh investor investor yang lain,” ucap Gatut Sunu.

Menurutnya, bahwa dengan destinasi wisata Pantai Midodaren ini, Ia berharap dan yakin akan mampu membangkitkan kembali perekonomian masyarakat, yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Multiplier efek yang timbul antara lain berupa penyerapan tenaga kerja, penyediaan produk UMKM, Layanan Biro Perjalanan Wisata, dan lain sebagainya diharapkan dapat menggairahkan kembali sektor pariwisata di Kabupaten Tulungagung,” pungkasnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Sinarto, S.Kar, MM dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dalam pengelolaan potensi pantai harus mengedepankan prinsip CHSE (Clean, Health, Safe dan Environment).

“Untuk Pantai Midodaren masih harus ditingkatkan, sebab terlihat ada bagian pantai yang masih kotor, terutama saat musim hujan banyak sampah yang terbawa ke area pantai,” ucapnya.

“Namun menyadari lokasi wisata ini baru saja dibuka, sehingga masih perlu penanganan lebih lanjut,” sambung Sinarto.

Lebih lanjut, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jatim menambahkan, bahwa dalam pengelolaan tempat wisata harus menggandeng warga lokal, sebab masyarakat bisa mempunyai rasa memiliki dan ikut menjaga tempat wisata ini.

“Keberadaan masyarakat bisa menambah nilai lebih, dengan menampilkan pesona budaya di sekitar tempat wisata,” imbuhnya.

“Pemda juga harus hadir dalam kegiatan pariwisata, karena Pemerintah Daerah berperan dengan mengeluarkan aturan hukum yang mendukung perkembangan pariwisata, tanpa melupakan unsur pelestarian alam dan memajukan kebudayaan,” tutup Sinarto.

Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang selanjutnya menabuh gong dan memukul kentongan sebagai tanda telah resmi di bukanya wisata Pantai Midodaren dan kemudian diteruskan dengan meninjau spot-spot wisata yang ada di pantai Midodaren.

Nampak hadir di acara Opening Ceremony Pantai Midodaren yakni, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur Sinarto, S.Kar, MM, Direktur Utama PT. Taman Wisata Soemo Suparto, Pengembang Pantai Midodaren Irjen Pol (Purn) Drs. Mudji Waluyo, SH, MH beserta jajaran, Jajaran Koordinator Pengembangan Destinasi I Area IV Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jajaran Forkopimda Tulungagung, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Drs. Bambang Ernawan, M.Pd, serta Kepala Perangkat Daerah lingkup Kabupaten Tulungagung, Tamu Undangan dan Stakeholder terkait. (Parno)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.